<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/platform.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar/3915539314225405655?origin\x3dhttps://streoming.blogspot.com', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>

extras



Spams are for losers like the nameless Passerbys out there
I detest Spammers with terrible english, i will then let your tags stay there for you to be humiliated.
Vulgarities spamed by spammers will be banned.
Other then that, if you don't like my blog - Alt F4

profile .



Eslyn.H
Hardcore Cross Marian Fan
ChongBoonite.
DullyFourteen
December 22nd 1994
Slience is the best medicine.


wishlist .

I want - New handphone
I want - to be able to pass math
I want - to cosplay Kanda


tagboard .

Cross Fan(s) poking around.
Spammer's Haven.

links & credit .
Desginer/Codes

2e2 aaron angie ashlina ber/bernard/crus bernard buvan caren cecilia chian yee chiew ya cheryl clara daisy diyan donavon elise eileen ernest faye hadri hongsum ivan javier jason jesslyn jermaine jiawei jin ling jing ni jocelynseet jocelyn jonathan joelle kai hua kamilah kelsey keng teng kenneth laytin leeqing louisa lihui minkai miao yun minyou minjie megan melvin mrlam peixuan qiongyun rachael ranjetha sandy siew hoon sinyee siti ting mei ting zhi ting wei tom victoria vicky vigi vivian weetheng wendy wilson xin yi xin hui xiaohan xiaoyun yin kee yi xun yongsoon yuting yvonne x.yvonne zhongwei zhangpung zhixin zul
---
Archives:
2012-01-08
Jumat, 13 Januari 2012 / 19.19


/ 19.14
Semua karya dimulai dengan ide atau cerita, begitu pula animasi. Ide adalah nomor satu dalam tahapan animasi. Selanjutnya dapat dibuat sketch model character, props, suara dan background yang akan digunakan di skenario. Dilanjutkan dengan story- board gambar yang dituangkan dalam frame per frame.
Storyboard merupakan visual pertama seorang animator. Storyboard tidak berdurasi. Namun dari sana, animator dapat menentukan cutting-nya, layout dan komposisinya, durasi, timing, mood, dan lain sebagainya. Selanjutnya tergantung kepada teknik yang digunakan. Karena animasi bukan hanya 3D saja, maka ada puluhan teknik yang bisa digunakan.
Untuk durasi, seorang animator harus memperhitungkannya dengan cermat. Panjang pendeknya durasi tergantung project yang dikerjakan. Rully C. Rochadi, salah seorang instruktur animasi Digital Studio (www.digitalstudio.com) mencontohkan, durasi terbaik untuk suatu project profile perusahaan adalah selama 3 hingga 7 menit. Lebih dari itu, waktu tidak menjadi efektif karena konsentrasi audience di meeting room berbeda dengan audience dalam bioskop yang dapat menayangkan film animasi lebih dari 1 jam.
Dari sket model dapat dibuat ke dalam bentuk 3D. Memasukkan ke dalam bentuk 3D dapat menggunakan software yang sesuai, seperti 3D Max, Maya, Lightwave, XSI, Softimage, atau Cinema 4D. Kemudian berikan warna, tekstur, dan lighting agar dimensi yang diinginkan terlihat. Kalau perlu berikan efek environment yang mendukung agar terlihat dramatis. Lalu animasikan. Atau bisa juga animasikan dahulu, baru kemudian beri tekstur dan lighting. Setelah jadi, lakukan preview rendering. Bila sudah pas, lakukan final rendering.
Rendering adalah proses menyimpan (save) project yang telah dibuat. Biasanya rendering memakan waktu yang sangat lama dan “berat”. Agar rendering enteng, pisahkan pengerjaannya antara objek yang dianimasikan dan backgroundnya. Contoh dengan penggunaan XRef , Background diload menggunakan XRef Scene, sehingga jika hendak merender animasinya, background status XRef dapat di- non-aktifkan terlebih dahulu.
tahapan animasi biped
Setelah merender semua scene, kini edit dan komposisikan dengan menggunakan software pendukung, seperti Premier, After Effect atau sejenisnya. Dan yang tidak kalah penting adalah cerita atau storytelling. Walaupun teknik dan gambar yang digunakan bagus, tapi jika ceritanya tidak mendukung, maka animasi tidak bisa memberi nilai jual. Agar jalan cerita bagus, seorang ani¬mator juga harus mengerti teknik sinematografi termasuk montage (teknik editing).
Sebuah cerita berasal dari beberapa babak (sequence) dan tiap babak ada adegannya (scene). Tiap scene tersebut merupakan penggabungan dari beberapa shot-shot yang digabungkan dengan teknik montage. Animator harus mengetahui bahwa tiap shot mempunyai beberapa elemen seperti shot size, shot angle, lighting, dan lain- lain. Dari sini kita harus tahu apa makna dari tiap-tiap shot agar sebuah adegan bisa diceritakan dengan jelas.
Selain tahapan animasi, perlu diketahui juga jenis dan fungsi animasi. Jenis animasi dapat dibedakan menjadi beberapa bagian, yaitu kartun, grafts, experimental dan realis. Sedangkan fungsi animasi dapat ditujukan untuk kepentingan hiburan, seperti film komersil ataupun video klip; promosi seperti pameran atau iklan; pendidikan seperti pengenalan anatomi di kampus kedokteran; dan identitas seperti profil perusahaan.


/ 19.11
a. Animasi 2D (2 Dimensi)
Animasi ini yang paling akrab dengan keseharian kita. Biasa juga disebut dengan film kartun. Kartun sendiri berasal dari kata Cartoon, yang artinya gambar yang lucu. Memang, film kartun itu kebanyakan film yang lucu. Contohnya banyak sekali, baik yang di TV maupun di Bioskop. Misalnya: Looney Tunes, Pink Panther, Tom and Jerry, Scooby Doo, Doraemon, Mulan, Lion King, Brother Bear, Spirit, dan banyak lagi. Meski yang populer kebanyakan film Disney, namun bukan Walt Disney sebagai bapak animasi kartun. Contoh lainnya adalah Felix The Cat, si kucing hitam. Umur si kucing itu sudah lumayan tua, dia diciptakan oleh Otto Messmer pada tahun 1919. Namun sayang, karena distribusi yang kurang baik, jadi kita sukar untuk menemukan film-filmnya. Bandingkan dengan Walt Disney yang sampai sekarang masih ada misalnya Snow White and The Seven Dwarfs (1937) dan Pinocchio (1940).

b. Animasi 3D (3 Dimensi)
Perkembangan teknologi dan komputer membuat teknik pembuatan animasi 3D semakin berkembang dan maju pesat. Animasi 3D adalah pengembangan dari animasi 2D. Dengan animasi 3D, karakter yang diperlihatkan semakin hidup dan nyata, mendekati wujud manusia aslinya. Semenjak Toy Story buatan Disney (Pixar Studio), maka berlomba-¬lombalah studio film dunia memproduksi film sejenis. Bermunculanlah, Bugs Life, AntZ, Dinosaurs, Final Fantasy, Toy Story 2, Monster Inc., hingga Finding Nemo, The Incredible, Shark Tale. Cars, Valian. Kesemuanya itu biasa juga disebut dengan animasi 3D atau CGI (Computer Generated Imagery).

c. Animasi Tanah Liat (Clay Animation)
Kata orang, meskipun sekarang sudah jamannya Pizza dan Bistik, namun terkadang kita juga masih kangen dengan masakan tradisional seperti sayur asem. Ungkapan tersebut cocok buat animasi Clay Animation.
Jenis ini yang paling jarang kita dengar dan temukan diantara jenis lainnya. Padahal teknik animasi ini bukan termasuk teknik baru seperti pada saat Toy Story membuka era baru animasi 3D. Bahkan, boleh dibilang nenek moyangnya animasi. Karena animasi pertama dalam bentuk CIay Animation. Meski namanya clay (tanah liat), yang dipakai bukanlah tanah liat biasa. Animasi ini memakai plasticin, bahan lentur seperti permen karet yang ditemukan pada tahun 1897. Tokoh-tokoh dalam animasi Clay dibuat dengan memakai rangka khusus untuk kerangka tubuhnya, lalu kerangka tersebut ditutup dengan plasficine sesuai bentuk tokoh yang ingin dibuat. Bagian-bagian tubuh kerangka ini, seperti kepala, tangan, kaki, disa dilepas dan dipasang lagi. Setelah tokoh-tokohnya siap, lalu difoto gerakan per gerakan. Foto-foto tersebut lalu digabung menjadi gambar yang bisa bergerak seperti yang kita tonton di film. Animasi Clay termasuk salah satu jenis dari Stop-motion picture. Film Animasi Clay Pertama dirilis bulan Februari 1908 berjudul, A Sculptors Welsh Rarebit Nightmare. Untuk beberapa waktu yang lalu juga, beredar film clay yang berjudul Chicken Run.

d. Animasi Jepang (Anime)
Film-film yang dibahas diatas adalah kebanyakan buatan Amerika dan Eropa. Namun, Jepang pun tak kalah soal animasi. Jepang sudah banyak memproduksi anime (sebutan untuk animasi Jepang). Berbeda dengan animasi Amerika, anime Jepang tidak semua diperuntukkan untuk anak-anak, bahkan ada yang khusus dewasa.
Bicara tentang anime, ada tokoh legendaris, yaitu Dr. Osamu Tezuka. Beliau menciptakan Tetsuwan Atom atau lebih dikenal dengan Astro Boy. Seperti film animasi Amerika atau Eropa, Anime juga terdiri dari beberapa jenis, tapi yang membedakan bukan cara pembuatannya, melainkan formatnya, yaitu serial televisi, OVA, dan film bioskop.


/ 18.56
di sini saya menuangkan contoh berupa gambar



/ 16.40
Animasi adalah film yang berasal dari pengolahan gambar tangan sehingga menjadi gambar yang bergerak. Bentuk animasi tertua diperkirakan wayang kulit. Karena wayang memenuhi semua elemen animasi seperti layar, gambar bergerak, dialog dan ilustrasi musik.
Animasi mulai berkembang sekitar abad ke-18 di Amerika. Pada saat itu teknik stop motion animation banyak disenangi. Teknik ini menggunakan serangkaian gambar diam/frame yang dirangkai menjadi satu dan menimbulkan kesan seolah-olah gambar tersebut bergerak. Teknik ini sangat sulit, membutuhkan waktu, juga biaya yang banyak. Karenauntuk menciptakan animasi selama satu dektik, kita membutuhkan sebanyak 12-24 frame gambar diam. Bayangkan jika film animasi itu berdurasi satu jam bahkan lebih.
J. Stuart Blackton mungkin adalah orang Amerika pertama yang menjadi pionir dalam menggunakan teknik stop motion animation. Beberapa film yang telah diciptakannya dengan menggunakan teknik ini adalah The Enchanted Drawing (1900) dan Humorous Phases of Funny Faces (1906).
Selanjutnya, setelah teknologi komputer berkembang, bermunculan animasi yang dibuat dengan teknologi komputer. Animasi itu macam-macam jenisnya. Ada yang 2 dimensi (2D) dan 3 dimensi (3D). Pada animasi 2D, figur animasi dibuat dan diedit di komputer dengan menggunakan 2D bitmap graphics atau 2D vector graphics. Sedangkan 3D lebih kompleks lagi karena menambahkan berbagai efek di dalamnya seperti efek percahayaan, air dan api, dan sebagainya.
Tokoh yang dianggap berjasa besar mengembangkan film animasi adalah Walt Disney. Walt Disney banyak menghasilkan karya fenomenali Mickey Mouse, Donald Duck, Pinokio, Putri Salju, dan lainnya. Walt Disney pulalah yang pertama membuat film animasi bersuara. Yakni, film Mickey Mouse yang diputar perdana di Steamboat Willie di Colony Theatre, New York pada 18 November 1928. Walt Disney juga menciptakan animasi berwarna pertama yakni, Flower and Trees yang diproduksi Silly Symphonies di tahun 1932.
Film animasi merambah pula ke negara-negara Asia. Jepang misalnya juga telah mengambangkan film animasi sejak tahun 1913 dimana pada waktu itu dilakukan First Experiments in Animation oleh Shimokawa Bokoten, Koichi Junichi, dan Kitayama Seitaro pada tahun 1913. Selanjutnya, animasi di Jepang mengikuti pula perkembangan animasi di Amerika Serikat seperti dalam hal penambahan suara dan warna. Dalam perkembangan selanjutnya, kedua negara ini banyak bersaing dalam pembuatan animasi. Amerika dikenal dengan animasinya yang menggunakan teknologi yang canggih dan kadang simpel. Sedangkan animasi Jepang mempunyai jalan cerita yang menarik. (Pmails/ Cesar Zehan Camille)


/ 02.48
Pengertian Animasi Animasi adalah suatu rangkaian gambar diam secara inbeethwin dengan jumlah yang banyak, bila kita proyeksikan akan terlihat seolah – olah hidup ( bergerak ), seperti yang pernah kita lihat film – film kartun di tevisi maupun dilayar lebar jadi Animasi kita simpulkan menghidupkan benda diam diproyeksikan menjadi bergerak Animasi dasar tahap awal Kita sudah sekian lama mengenal animasi malalui film – film kartun yang tayangkan di TV maupun VCD. Pada dasarnya film/ Video Animasi berupa rangkaian gambar secara in beetwin lalu diproyeksikan pada layar menjadi gerakan, nah gerakan inilah kita sebut Animasi.
Diera teknologi saat ini banyak sekali sofwer sofwer computer yang mensuport pembuatan animasi seperti : Diretor, Adobe Imag redy, Flash, 3d studio max, ulead Cool 3D studio, Animasi tidak hanya untuk film kartun saja, dapat juga kita gunakan untuk media media pendidikan, inpormasi, dan media pengetahuan lainnya yang tidak dapat digangkau dengan life melalui kamera foto atau video, contoh misalnya membuat film proses terjadinya tsunami,atau proses terjadinya gerhana
matahari, ini akan sulit ditempuh dengan pengambilan gambar langsung melalui kamara Untuk membuat film/ video animasi tidak cukup hanya mengandalkan sofwer yang ada, melainkan kita harus dapat menguasai dasar dasar animasi terlebih dahulu agar hasil animasi kita mencapai sempurna
Pada ummnya Banyak dikalangan remaja remaja kita yang berminat membuat video animasi kartun khususnya remaja SMK Multimedia yang hanya mengadalkan sofwer computer saja tidak mendapatkan pengetahuan dasar animasi padahal basic mengambarnya sudah memadai. Pada dasar animasi yang harus ketahui adalah unsure unsure gaya tarik, gaya dorong maupun gravitasi bumi, dan kelenturan gerakan, ini sangat penting disaat kita membuat inbeetwin ( rangkaian gambar ) Sebelum kita membuat inbeetwin diatas kertas terlebih dahulu kita buat guideline gerakan yang diinginkan lalu menentukan titik titik rangkaian gambar yang akan kita buat
Kita dapat menghitung gambar gambar yang akan dibuat dengan rasio film/ video, pada rasio video system PAL yaitu : 25 freme/detik sitem NTSC yaitu : 30 freme/ detik Kita tidak perlu membuat gambar setiap freme cukup 1 gambar untuk 2 freme berarti membuat gerakan 1 detik hanya diperlukan 12 gambar ini guna untuk mengefektifkan gambar yang kita buat, karena mata kita hanya mampu melihat pergantian gambar 6 freme/detik selebih dari itu yang terlihat hanyalah suatu gerakan


Kamis, 12 Januari 2012 / 03.48
Blog itu ibarat rumah, blog desainnya harus bagus agar pengunjungnya terus betah berkunjung. Selain desain, bagian penting yang harus kita perhatikan adalah bagian finishing. Agar blog kita tampak bagus, perlu kiranya untuk menambahka pernak-pernik sesuai dengan kesenangan kita.
Salah satu caranya adalah dengan menambahkan widget (aplikasi kecil) yang biasa diletakkan di sisi kanan atau kiri blog. Misalnya kita bisa menambahkan widget counting down suatu peristiwa, peringkat blog kita, jumlah statistik, banner twitter, badge facebook dan lain-lain.

Jika kita buka www.widgetbox.com di sana tersedia ratusan widget yang bisa kita pakai dengan gratis. Bahkan tidak perlu register untuk mendapatkan scriptnya. Contohnya widget tentang video, humor, ramalan cuaca, foto bahkan mp3 al quran 30 juz dengan terjemahan bahasa indonesia.ini hanya sebagian contohnya saja untuk yang lainya bisa dicari sendiri sesuai keinginan Anda.

Namun Anda harus hati-hati. Tidak perlu kita memasang semua widget yang ada. Pilih salah satu atau dua yang sekiranya mendukung isi maupun tampilan blog kita. Karena kalau kita memasang secara sembarangan akan berpengaruh pada kecepatan loading kita. Jadi jangan sampai tampilan blognya sangat bagus namun tak bisa dibuka, sia sia bukan?

Cara memasang widget cukup mudah. langkah-langkahnya sebagai berikut :

1. Masuk ke Dashbord Blog Anda dan pilih Layout/Tata Letak;

2. Pada Elemen Halaman, klik Add Gadget/Tambah Gadget di lokasi yang Anda inginkan;

3. Pilih HTML/Javascript;

4.Langkah selanjutnya, “paste” kan script yang akan kita pasang.

5.Langkah terakhir, jangan lupa untuk menyimpan.

Seakarang blog anda akan tampak lebih indah dan informatif. Sehingga pengunjung akan terus balik berkunjung, jika rajin mengupdate. Happy Blogging.